twitter


  • Kecerdasan Verbal Linguistik
Jenis kecerdasan ini berhbungan dengan membaca, menulis, dan bahasa, termasuk menulis puisi, sajak dan bercerita.
Kcerdasan ini juga disebut kecerdasan kata2.

  • Kecerdasan Ruang Visual
Kalau dengan mencoret2 kita bisa lebih mendengarkan pelajaran di kls, atau jika kita sll melihat benda2 yang ingin difoto. Kecerdasan ini terbiasa melihat pola, desain, dan ruang. Ini ditemukan pada banyak seniman, arsitek, dan koreografer yang bisa memfisualisasikan obyek 2/3 dimensi menjadi nyata.
  • Kecerdasan Fisik
Orang yang mempunyai kecerdsaan ini biasanya dengan sadar dapat menggunakan gerak tubuhnya dengan baik dan sangat suka dengan OR.
  • Natural
Kecerdasan ini mendefinisikan kepekaan seseornag terhadap lingkungan sekitarnya. Kalau kita menikmati berada di alam terbuka setiap akhir atau terlibat tehadap suatu kelompokyang mengurusi masalah lingkungan hidup maka kita termasuk ke dalam orang yang cerdas secara natural.
  • Kecerdasan Intuitif / Visi
Ini adalah kecerdasan seseorang yang menentukan menjadi pemimpin / pengikut.
Pemimpin2 besar dapat melihat situasi2 yang akan terjadi dan mengambil tindakan tepat untuk menanggapinya.
Tindakan yang diambil bukan berdasarkan intuisi semata, tetapi melihat juga fakta2 ke belakang dan melakukan keputusannya dengan berani.
  • Kecerdasan Numerik
Mereka sangat suka sekali dengan dat2 statistik & angka2. mereka juga mudah memecahkan persoalan matematika, pemkir yang rasional dan tenang.
  • Kecerdasan Musikal
Apakah kita orang yang menikmati / bahkan menciptakan suatu harmoni suara? Maka kita termasuk ke dalam orang yang cerdas secara musikal. Kecerdasan ini berhubungan dengan suara, ritme, dan rima.
  • Kecerdasan Interpersonal
Jika kita mudah membina persahabatan dengan orang2 atau mudah untuk mengetahui apa ynag dipikirkan temanmu. Kecerdasan ini mengacu pada cara seseorang bergaul dengan orang lain.
  • Kecerdasan Interpersonal / Emosional
Kecerdasan interpersonal adalah kecerdasan mengenai diri sendiri atau sadar diri dan cara kita menangani emosi. Jika kita terkena situasi sulit, kita kita dapat dengan mudah untuk mengontrolnya. Jika kita berfikir sblum menjawab, maka kita ternasuk orang yang mempunyai kemampuan secara interpersonal.
  • Kecerdasan Finansial
Apakah kita sll mengaudit pemasukan dan pengeluaran kita??
Apakah jika kita pergi ke mall kita dapat menahan diri untuk membeli barang2 yang menarik bagi Anda tetapi bukan merupakn prioritas utama?
Apakah kita dapat dengan mudah mengelola uang, maka Anda termasuk orang yang cerdas secara finansial.


Bicara termasuk hal yang sangat vital dalam kehidupan. Menurut penelitian, rata2 manusia mengisi waqtunya untuk berbicara setiap harinya.
Bicara merupakan suatu nikmat yang tidak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Esa.
Kita bicara tdak perlu mengeluarkan biaya atau mengisinya dengan aliran listrik. Namun demikian, jadikan apa yang kamu ucapkan bermanfaat dan bermakna. So, gimana sich agar bicara kita efektif??

Simak dech tips2 berikut ini!!

  • Hemat Kata2 Aku
Masrukhul Amri dalam bukunya 99 seni kamu hidup efektif, istilah saya dalam berkomunikasi efektif harus dibersihkan sebersih2nya.
Orang2 akan lari dari sekelilingmu apabila kamu sibuk membicarakan dirimu sendiri.
Berbicaralah tentang hubungan manusia / paling tidak yang menyangkut kehidupan orang yang kamu ajal bicara.
Jadi, jangan terlalu sering menggunakan kata "aku" saat berbicara,lebih baik kalau kamu sering menggunakan kata "kamu" di hadapan temanmu.

  • Bungkus dan Rapikan Ucapanmu
Perumpamaan ucapan kita adalah 'kado', maka alangkah baiknya kalau dibungkus rapi agar lebih menarik dan bermakna dalam hati. Walaupun simple, ini penting, lho??
Terus, bagaimana cara membungkusnya??
Ralph Bunche memberi solusinya, "Jika ingin menyumbangkan gagasan, bungkuslah gagasan tsb dengan penampilan dan cara penyampaian yang meyakinkan", tentunya penyampaian yang meyakinkan, harus disertai penguasaan ilmu dan materti yang dibicarakan. Nah, mudah kan?
Sekarang tinggal melatih kualitas penyampaian kamu aja!!

  • Berfikir SEjenak Baru Bicara.
Pepatah arab mengatakan "LIdah itu Lebih TAjam dari Pedang". it's right, ucapan itu bagai pedang yang sangat tajam. Apabila digunakan dengan baik, baik pula hasilnya.
Tapi, jika tidak digunakan dengan semestinya, maka tunggu saat pedang menghunus lehermu. Cara pandang setiap orang terhadap ucapan orang lain tidak sll sama. SEringkali orang salah mengartikan apa yang kita bicarakan dan menangkap maksud yang berbeda.
Jadi, hati2lah dalam berbicara. pilihlah kata2 yang halus dan tidak menyingung perasaan dan hati orang lain. Ingat!! Pribadi seseorang dapat dilihat dari bagaimana mengungkapkan perasaan dan cara berlakunya.

  • Jangan Merasa Paling Benar
Kebenaran itu tidak hanya satu.Maka jangan takut dan minder untuk mengatakan kebenaran.

Rasulullah SAW bersabda : "katakanlah kebenaran walaupun itu menyakitkan". Namun demikian, janganlah kamu merasa bahwea kita yang paling benar dan menutup diri dari saran orang lain. Sebab, dengan demikian kita sudah mengarah pada kesalahan yang fatal (Masrukhul amri).

Kita berhak merasa benar, tapi alangkah baiknya bila kita lebih terbuka dengan gagasan orang lain. Beri mereka ksempatan untuk menuangkan pkiran mereka.karna kebenara juga hak stiap manusia.
"Ada satu hal yang tetap lebih penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan melebihi metode yang cemerlang, yaitu kemampuan keras untuk menemukan kebenaran ,apapun itu".

Nah, itulah bbrapa cara memanage cara bicara kita agar efektif dan efisien.
So, kamu sudah tahu cara berbicara yang baik, kan??
Tinggal bagaimana tips2 ini dapat dipraktekkan dalam kseharian kita!!



Ktika setan mengibaskn kipasnya
Meniup api kbencian
Yg menyala pd manusia
Ktika setan menghasut
dg pndainya bersilat lidah
Ktika setan ta' kunjung ptuz asa
Mmbisikkan ssuatu tu' mlangkah
ke jalan yg sesat
Aku brlindung pdMu y Allah
dr godaan setan yg trkutuk


Ya Allah..
Jk aquw jth cnt,cntakanlah aquw pd se2orang yg mlbuhkan cntanya pdMu
Agar tmbuh kekuatanq untuk mncintaiMu..

Jk aquw jtuh hati
izinkanlah aq menyentuh hati se2orang
yang hatinya trpaut pdMu
agar tdak trjtuh aq dlam jurang cnta nfsu

jka aq jtuh hati
jgalah hatiq pdMu agar
tdak berpaling dr pda hatiMu..

Jika aq rndu
rndukanlah aq pda se2orang
yg mrindui syahid d jlanMu..

Jk aq mnkmati cnta kkshMu
jgalah knikmatan itu mlbihi
knikmtan indahx
bermunajat d 1/3 mlam trakhrMu..

Jk aq jtuh hati pd kekasihMu
jngan biarkn aq tertatih
dan trjatuh dlam
perjalanan panjang menyeru manusia kpdMu...


Pengetahuan yan kita miliki
sia-sia karna tak diamalkan
Perbuatan yang kita lakukan
sia-sia karna tak disertai rasa ikhlas
Pejuangan yang kita lakukan
sia-sia karna tak ada tujuan yan jelas
Pengorbanan yang kita lakukan
sia-sia karna mengharapkan pujian
Marah yang kita lampiaskan
sia-sia karna dilandasi emosi, bukan rasio
Cinta yang kita berikan
sia-sia karna dilandsi syahwat semata
Kekuatan yang kita dapatkan
sia-sia karna hanya untuk kepentingan pribadi
Kegagalan yang kita alami
sia-sia karnadijadikan alasan keputus asaan
Musibah yang kita jumpai
sia-sia krna membuat kita semakin sombong
Anugerah yang kita dapatkan
sia-sia karna tidak disyukuri
Pelajaran dan peringatan yang kita dengar atau baca
sia-sia karna hanya melintas di pikiran


Untuk memahami makna 'satu tahun'
Tanyalah seorang siswa yanggagal dalam ujiankenaikan kelas
Untuk memahami makna 'satu bulan'
Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur
Untuk memahami makna 'satu miggu'
Tanyalah seorang pekerja denagn gaji harian
Untuk memahami makna 'satu jam'
Tanyalah seorang gadis ynag menungu kekasihnya
Untuk memahami makna 'satu menit'
Tanyalah seorang yang ketinggalan kereta
Untuk memahami makna 'satu detik'
Tanyalah seorang yang selamat dari kecelakaan
Untuk memahami makna 'satu mili detik'
Tanyala seorang pelari yang meraih medali perak Olimpiade
Dan akhirnya, sadarkah Anda bahwa waktu terus berlalu?!
Siapkah Anda mempetanggungjawabkan kepada Allah bagaimana Anda menggunakan setiap mili detik waktu Anda??!?


Dalam setiap aktifitas duniawi, apsti smua oang pengen disbut "Pemenang". Ada yang mau jadi si "Pecunang" alias The Looser?? Jawabannya pasti kompak, nggak ada!! smua orang pengen jadi pemenang. Jadi, pemenang dalam kehdupa pastinya beda ukurannya. Karna ukuran kbahagiaan dan kesuksesan orang memang berbeda.
Berikut in adalah tips jadi seorang "The Winner" :


  • Positive Thinking PLus Optimis
Mulailah hidup ini dengan senantiasa berfikir posiif terhadap apa yang Allah takdirkan untuk kita.Sediki aau banyak, harus kita sykuri. Kemudian, pastikkan untuk selalu optmis bahwa apapun masalah yan kita hadapi tentu ada akhir dan hikmahnya.

  • Nggak Takut Celaan Orang Yang Suka Mencela
Dalam kehidupan riil di dunia ini, memang banyak orang berhati buruk dan dengki.
Salah satu ciri orang yang dengki adalah sll mencela orang lain, karna ia tak pernah suka terhadap keberhasilan orang lain. So, mulailah Kamu beraksi tanpa takut celaan orang ang suka mencela.

  • Berfikir Dan Bercita-cita Besar
Mulailah menggunakan akal dan otak kritismu untuk senantiasa memikirkan fenomena alam dan hakikat tujuan hidup di dunia. Sehingga setiap langkahmu sll berdasarkan visi & misi serta tujuan yang besar. Memiliki cita-cita yang besar.

Maksud bercita-cita besar adalah berharap seluruh ruh, jiwa dan raga ini dapat digunakan untuk berbagai aktifitas yang bermanfaat untuk orang anyak. Asal kamu tau, semua tokoh2 di dunia ini adalah orang2 yang dalam hidupnya memang memiliki cita2 besar.

  • Berani Gagal dan Berani Mengakui Kesalahan
Gagal itu alamiah, kok. Orang yang sukses pasti pernah merasakan pahitnya kegagalan. Bener banget kalo kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Karna di balik kegagalan sll lahir hikmah yang banyak pada stiap orang.

Melakukan kesalahan juga hal biasa. Yang penting adalah "always be sporty!!". Dan sportif itu pastinya berani mengakui kesalahan.

  • Jadi Pemuda Tangguh
Kamu harus jadi pemuda tangguh karena kamu sekaran bukan anak mami lagi. Jangan pernah takut pada kekalahan dan kegagalan, sll optimis terhhadap kondisi apapun yang Allah takdirkan.

  • Selalu Mempersiapkan Diri Dengan Optimal
Tidak ada kegagalan kalau stiap langkah atau aktifitas dipersiapkan dengan optimal. Suatu aktifitas yang direncanakan & disiapkan dengan matang, hasilnya pasti lebih baik.

  • Jangan Meremehkan Orang Lain
Jangan sekali2 meremehkan orang lain, karna meremehkan orang berarti kamu sombong dan lalai. Bukan berarti oarang yang kamu anggap sebelah mata itu lebih baik, malia, dan lebig tinggi drajatnya di hadapan Allah, kan?? So, jangan pernah meremehkan orang!!!

  • Mampu Beradaptasi or Menyesuaikan Diri
Ini kudu bin wajib bagi kamu. karna ketidakmampuan kita beradaptasi akan mempengaruhi kesuksesan hidup di dunia.
Kemampuan beradaptasi ini merupaka adaptasi & penyesuaian diri terhadap seorang Qawwam yang akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Ok, selamat menjadi "The Winner" dalam hidupmu semua...
It's time to win!!!


oleh : Ari Suwandono

Dulu saya pernah mengabaikan bagaimana pentingnya sebuah kemasan. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Bahkan mungkin orang-orang yang kini tanda tangannya dikejar-kejar oleh ribuan orang. Kini saya menyadari bahwa itu adalah kesalahan yang sangat besar. Kehidupan saya telah membentuk sebuah citra tersendiri untuk lingkungan saya. Dan seperti yang dikatakan oleh Pak Tom Peters bahwa diri kita adalah sebuah kemasan. Dan sebuah kemasan menghasilkan suatu citra diri. Begitulah yang terjadi pada Tukul Arwana, Aa Gym, atau Pak Bustanul Arifin. Tentu Anda mengenal mereka.

Bagaimana ketika Anda berjalan-jalan dalam sebuah pusat perbelanjaan? Barang apakah yang paling menarik bagi Anda? Pernahkah Anda mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang tidak ada dalam rencana Anda? Bagaimana keputusan itu biasa diambil. Jawabannya adalah karena sebuah kemasan. Pengemasan membuat sesuatu tampak menarik, menakjubkan dan memikat. Barang yang buruk sekalipun jika dipasarkan melalui perusahaan yang memahami betul tentang sebuah pengemasan yang baik, maka hasilnya pasti akan berbeda. Begitu juga sebaliknya. Mc Donal sangat memahami masalah ini. Berapakah diantara kita yang tidak pernah membeli ayam di sana. Sebuah pengemasan bisa menghasilkan Miliaran Dolar.

Pengemasan menggerakkan orang-orang dan menjadi dasar di mana mereka menilai sesuatu. Pengemasan bahkan sangat menipu. Membuat banyak manusia telah mengambil keputusan-keputusan yang sebenarnya tidak perlu.


Pengemasan adalah godaan…..Ia adalah piranti untuk menyederhanakan dan mempercepat keputusan-keputusan. ( Thomas Hine, The total package )


Kembali lagi bahwa diri kita adalah sebuah kemasan. Orang memandang diri kita karena kemasan. Orang mendengarkan perkataan kita karena sebuah kemasan, dan orang mengikuti kita juga kerena pengemasan kita. Pengemasan bisa berarti, “Siapa Anda”. Banyak orang terkesan memaksakan diri seperti mengikuti sebuah arus di mana Dia harus bersikap. Di kantor, di sekolah, di rumah, di tempat kerja atau di perkumpulan-perkumpulan. Bukankah setiap keputusan adalah hak kita. Juga termasuk memilih sebuah pengemasan untuk diri kita. Maka mulai sekarang silakan tunjukkan kepada dunia siapa diri Anda yang sebenarnya. Pengemasan bisa meliputi kualitas pribadi, sikap, gaya, penampilan, keterampilan dan kecakapan-kecakapan Anda yang lain. Sudahkah Anda memikirkannya?


Milai sekarang temuilah orang-orang yang mempunyai pengemasan bagus ( versi Anda ). Tentukan contoh pengemasan pribadi yang Anda kagumi untuk Anda terapkan dalam pengemasan diri Anda. Mulailah memikirkan bacaan-bacaan, gambar-gambar, film dan bahkan lagu-lagu. Karena Anda akan seperti gambar, bacaan, film dan lagu-lagu yang Anda sukai. Saya sudah membuktikan betapa hebatnya sebuah lagu membentuk citra ( kemasan ) diri saya. Berdiskusilah dengan teman-teman Anda bagaimana sebuah pengemasan bisa membuat diri Anda sangat berharga. Bila Anda ingin berdiskusi dengan saya, silakan temui saya di +628113311811 atau kunjungi remajaprestatif.blogspot.com


Jika Anda menginginkan sebuah kemasan yang baik, jangan takut pula untuk memilih yang terbaik. Sekali lagi…..Andalah yang berhak menentukan…..bukan orang lain. Bagaimana pendapat Anda?


Selamat mengemas diri Anda…..Mari memilih yang terbaik untuk kehidupan kita yang lebih baik.


Oleh : Andrie Wongso

Dikisahkan, ada seorang ibu yang sangat menyayangi putra tunggalnya. Karena rasa kuatir yang sangat, ditambah maraknya berita penculikan di media massa, si ibu pun memberi nasehat kepada putranya, "Nak, kalau matahari sudah tidak bersinar lagi, jangan keluar rumah ya. Karena saat gelap seperti itulah roh jahat mulai bermunculan. Ada yang disebut kuntilanak, genderuwo, dan lain-lain. Pokoknya mahluk jelek, hitam dan jahat. Maka belajar baik-baik di dalam rumah saja ya, terutama malam hari, oke?" Sang anak, yang sedikit penakut, dengan senang hati mematuhi nasehat ibunya.

Setelah beranjak remaja, si anak tumbuh menjadi pemuda cilik yang penakut dan pengecut. Seringkali, ketakutannya yang berlebihan itu terbawa-bawa dalam mimpi. Tidak jarang, ketika tidur ia tiba-tiba terbangun dengan berteriak histeris serta bersimbah peluh ketakutan. Kedua orang tuanya pun menjadi khawatir melihat perkembangan jiwa si anak. Berbagai nasehat bernada menghibur yang disampaikan si orang tua kepada anaknya tidak bermanfaat sama sekali. Bahkan, kadang si anak justru merasa orangtuanya berusaha mencelakai dia.

Suatu hari, sang kakek mendengar kondisi cucunya tersebut. Maka, ia pun segera menyempatkan diri berkunjung ke rumah anaknya. Setelah memikirkan dengan seksama, suatu sore, si kakek mengajak cucunya berjalan-jalan ke pasar malam bersama-sama dengan beberapa orang tetangga dan teman si cucu. Sesampainya di pasar malam itu, mereka pun bersenang-senang. Sang cucu dan teman-temannya bermain dan melihat berbagai pertunjukkan hingga malam hari. Setelah puas dan lelah bermain, mereka pun berjalan kaki pulang ke rumah.

Tiba di rumah, si kakek meneruskan berbincang santai dengan cucunya. "Cucuku, terang dan gelap adalah sifat alam. Tidak ada hubungannya dengan roh gentayangan dan kejahatan. Sudah kita buktikan sendiri kan? Bukankah sepanjang jalan dalam kegelapan tadi tidak ada satupun roh jahat yang mengganggu? Ketahuilah, roh jahat hanya ada di pikiran kamu sendiri. Usir dia dari pikiranmu, maka tidak akan ada yang namanya roh jahat di muka bumi ini. Kakek yang sudah setua ini telah membuktikan sendiri. Ketakutan hanya ada di pikiran kita. Gunakan pikiranmu untuk hal-hal yang baik, maka engkau akan membuat segalanya menjadi baik, indah, dan membahagiakan."

Demikianlah, berkat kata-kata bijak dari si kakek, lewat proses waktu, akhirnya si cucu mampu merubah mindset dan memiliki kesehatan mentalitas yang positif. Ia pun tumbuh jadi pemuda yang pemberani.

Pembaca yang budiman,

Mendidik anak dengan nada ancaman atau dengan menakutinya, walaupun untuk tujuan yang baik, bisa berdampak buruk dan merusak kesehatan mental, bila tidak disertai dengan pengertian benar!

Hukum pikiran bersifat universal dan berlaku untuk siapa saja, baik anak-anak atau orang dewasa, yakni you are what you think, Anda adalah apa yang Anda pikirkan! Maka, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. You are what you believe, Anda adalah apa yang Anda percayai!

Karena itu, kalau yang kita tanamkan ke dalam pikiran kita setiap hari adalah hal-hal yang negatif, dampaknya akan destruktif atau merusak. Sebaliknya, kalau baik dan positif sifatnya, tentu dampak dalam kehidupan kita akan menjadi positif dan konstruktif.


Sembarangan
Oleh : Amri Knowledge Entrepreneur

Salah satu oleh-oleh yang saya dapatkan ketika bersepeda di Pulau Bali bergabung dengan komunitas H-4 mulai tanggal 28 Februari sampai 2 Maret 2008, adalah tulisan yang sangat mencerahkan di daerah Kintamani, sebelum kami melakukan aktifitas bersepeda all mountain tanggal 1 Maret 2008 start dari Kintamani, persawahan yang terkenal pembagian airnya sangat adil secara turun temurun, taman rekreasi gajah dan berakhir di daerah Ubud.

Tulisan pencerahan itu berbunyi:”Kalau bukan orang sembarangan, bila kencing janganlah sembarangan”. Tulisan sederhana penuh pencerahan ini, bisa dikembangkan menjadi banyak kalimat pencerahan lainnya, misalnya:

Kalau bukan pesepeda downhill sembarangan, bila sedang melaksanakan downhill jangan sembarangan. Masak sepeda sudah bagus-bagus, ketika meliwati gundukan tanah yang harusnya dilompati, eh .. malah turun atau meliwati sampingnya. Itu bukan downhill namanya he..he.. tapi tuntunhill he..he…

Kalau bukan mahasiswa sembarangan, bila kuliah jangan sembarangan. Harus punya rasa malu, orang tua dikampung harus menjual kambing, sapi dan sebagian sawahnya, masak sebagai anak di kota hanya gaya, tapi nggak lulus-lulus, apalagi Indek Prestasinya asal-asalan, malu dong.

Kalau bukan suami sembarangan, bila punya istri jangan diperlakukan sembarangan. Harus punya tanggungjawab terhadap istri dan anak-anak. Melindungi istri dan anak-anak. Menjadi contoh terhadap istri juga anak-anak. Jangan menikah, malah membebani istri dan mertua, harus ditanamkan rasa malu disektor itu. Apalagi istrinya sudah sangat baik dengan segala kekurangannya, sebagai suami malah selingkuh dengan sekertaris dan bawahannya.

Kalau bukan istri sembarangan, bila punya suami jangan diperlakukan sembarangan. Harus punya sopan terhadap suami. Menjaga harta suami. Menjaga martabat suami. Jangan mentang-mentang punya penghasilan sendiri, menjadi susah menerima masukkan dari suami. Apalagi suaminya sudah sangat baik dengan segala kekurangannya, sebagai istri malah selingkuh dengan teman kerjanya.

Kalau bukan direktur sembarangan, bila punya karyawan jangan diperlakukan sembarangan. Sehebat apapun kita sebagai direktur, kalau tidak punya karyawan, perusahaan tidak akan jalan. Jangan sering marah-marah kepada bawahan, apalagi sampai mengatakan ”Dasar karyawan bodoh”. Sebagai direktur harus sadar, yang namanya karyawan pasti bodoh, kalau lebih pandai dari direktur, berarti direkturnya yang harus jadi karyawan.

Kalau bukan karyawan sembarangan, bila bergabung pada perusahaan, jangan memperlakukan perusahaan, atasan dan pemilik perusahaan dengan cara sembarangan. Sebagai karyawan harus punya malu kalau selama ini, menerima gaji halal namun halal kadar rendah. Halal kadar rendah adalah gaji yang diterima lebih besar dibanding produktivitasnya. Kalau memang tidak cocok di perusahaan itu, ada dua solusi. Pertama segeralah keluar dan kedua nikmati saja ketidakcocokan itu.

Kalau bukan orang sukses sembarangan, bila sukses janganlah sembarangan. Buatlah buku, seminar, buka konsultasi kiat-kiat sukses, banyak sedekah. Dengan banyak melakukan itu, nanti akan semakin banyak orang-orang sukses, yang terinspirasi oleh kesuksesan orang yang tidak sembarangan itu.

Kalau bukan orang gagal sembarangan, bila gagal janganlah sembarangan. Buatlah buku, misalnya terinspirasi dari buku ”Dare to fell” karangan Be Lim, yang inti dasarnya adalah menceriterakan kegagalan hidupnya dan kemudian bangkit dari kegagalan. Dengan demikian, nantinya semakin banyak orang yang gagal dan gagal terus, sehingga tumbuh kesuksesan-kesuksesan yang terus menerus juga.

Sahabat.....

Jangan sembarangan... jangan sembarangan... dan jangan sembarangan, agar kita tidak menjadi orang sembarangan.

Sudah ah... berhenti disini dulu tulisannya, takut nanti menjadi tulisan sembarangan. Silahkan pembaca melanjutkan sendiri, semoga kita tidak menjadi orang sembarangan.

Berani menghadapi hidup tidak sembarangan, agar hasilnya juga tidak sembarangan !!! Bagaimana pendapat sahabat ???.
^_^



  1. orang yangtakut melangkah karna takut salah,dialah yang gagal.
  2. orang yang tidak mengakui kekalahan dan kesalahan, dialah orang yang gagal.
  3. orang yang menyalahkan orang lain dan tidak mau mengoreksi dirinya, dialah yang gagal.
  4. orang yang gagal merencanakan, dia sedang merencanakan kegagalan.
  5. orang-orang yang gagal membangun hubungan jangka panjang dalam keluarga, pada umumnya juga akan gagal membangun hubungan janga panjang dalam hubungan bisnis, petemanan dan seterusnya.
  6. kegagalan adalah milik mereka yang melangkah setengah hati, tak jelas apa yang dicari.
  7. kegagalan terjadi apabila terpasung oleh mitos-mitos yang menghalangi lagkah, tak berani mangambil resiko, duduk manis menunggu durian runtuh.
  8. kegagalan adalah hiasan akrab bagi orang yang manja, tak mau berusaha apalagi bekerja, tak punya motivasi dan percaya diri.
  9. kegagalan itu milik orang berfikir negatif, betindak pasif, mengalah pada keadaan, gamang melangkah, gampang menyerah dan suka mencari alasan.


Manusia Terbaik

Suatu hal yang membuat saya selalu berfikir mendalam adalah salah satu ungkapan Muhammad ( orang gaul No.1 dunia ) berikut ini,” Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk manusia lainnya “. Ungkapan ini begitu sederhana namun penuh makna filisofis yang begitu mendalam. Salah seorang Guru saya Ust. Abdul Karim Hasan pernah mengatakan bahwa nilai seseorang dilihat dari tingkat kemanfaatannya. Jika seseorang tidak ada manfaatnya untuk orang lain, maka kehidupannya tidak berharga.

Dulu…ketika masa kejayaan Islam, betapa kita tahu bahwa semua orang benar-benar rela mati demi orang lain, demi negaranya, demi anak cucunya dan demi Agamannya. Mereka benar-benar memahami bahwa menjadi orang yang memiliki banyak peran dan manfaat adalah sesuatu hal yang menarik. Namun kini, lima belas abad sudah sejak berlalunya masa Muhammad nampaknya kini ungkapan sakti beliau tersebut seolah banyak yang melupakannya. Telah banyak kita temui para generasi muda jaman sekarang seolah tidak menginginkan untuk menjadi yang sebaik-baik manusia. Apakah menjadi penebar manfaat dan mempunyai pengaruh di lingkungannya sangat tidak menarik?


Saya tidak berusaha menipu Anda, tapi coba Anda sekali waktu berjalan-jalan di jalan-jalan protokol. Atau di pusat-pusat perbelanjaan, atau bisa juga di tempat-tempat hiburan, di taman kota atau di kedai-kedai permainan. Lakukan ini setiap hari dan waktunya bisa Anda acak. Silakan Anda Amati dan catat Apa yang mereka lakukan. Anda pasti Akan kaget ketika menemui beberapa orang yang sama pada tempat yang sama dan melakukan kegiatan-kegiatan yang mungkin tidak Anda mengerti. Bagaimana jika mereka tidak berada di tempat-tempat seperti itu? Apakah dengan ketidak beradaan mereka, suasana menjadi suram, menyedihkan dan semua orang merasa kehilangan? Ataukah sebaliknya? Bagaimana dengan para aktifis kegiatan dakwah dan para peduli sosial masyarakat? Mereka berkumpul dan berjuang bersama-sama untuk kemajuan masyarakat. Jika mereka ada, bagaimana perasaan Anda? Dan jika mereka tidak ada, bagaimana komentar kebanyakan orang?


Yang ke-dua, pernahkah Anda berfikir bahwa hanya dengan senyuman bisa mengubah kehidupan orang lain yang memandangnya. Sebuah kejujuran dan kepercayaan, semua tahu bahwa sifat ini adalah bahan ajaib yang menghasilkan ketentraman hidup. Atau bentuan-bantuan kecil yang sangat berharga bagi orang lain. Bagaimana menurut Anda jika banyak orang yang memiliki sifat-sifat seperti itu ada di dekat Anda? Atau bagaimana dengan orang yang angkuh, ketus, pelit, jahil, dan jahat yang ada di dekat Anda? Mana kira-kira yang akan lebih mendatangkan manfaat untuk Anda?


Yang ke-tiga, jika Anda mengenal seorang yang memiliki prestasi besar, semisal para pahlawan nasional, juru dakwah, pimpinan masyarakat, guru atau tokoh-tokoh besar lainnya? Apakah mereka membawa manfaat yang begitu besar bagi orang-orang yang lain? Bagaimana dengan para pengangguran, gelandangan, pengacau, teroris dan para individual lainnya? Apakah Anda mendapatkan manfaat dari mereka? Atau mungkin sebaliknya?


Salah seorang Guru saya yang lain KH. Abdullah Gymnastiar, Beliau menggolongkan tingkat kemanfaatan seseorang atas 5 kelompok :


Pertama adalah Orang Wajib. Jika Dia ada maka selalu membawa kemanfaatan bagi yang lain. Kehadirannya selalu dinanti dan kepergiannya membawa kesedihan. Bahkan meninggalnyapun ditangisi. Namanya selalu dikenang dan hal yang paling diingat oleh orang lain adalah perbuatan baik dan hasil karyannya yang fenomenal.


Ke-dua adalah Orang Sunnah. Dia ada, orang-orang senang. Membawa manfaat dan selalu menjalin hubungan baik dengan yang lain. Namun jika Dia tidak ada itu tidak akan menjadi masalah yang besar bagi orang-orang yang ditinggalkannya.


Ke-tiga adalah Orang Mubah. Dia adalah orang yang tidak memiliki keistimewaan. Dia ada itu tidak berpengaruh bagi yang lainnya. Jika Dia tidak ada itupun juga tidak mempengaruhi keadaan. Dia tidak lebih dari orang yang biasa-biasa saja.


Ke-empat adalah Orang Makruh. Kehadiranya membuat orang lain tidak nyaman. Dia ada malah menjadi pemicu masalah dan mengancam stabilitas kelompok dan ketidak beradaannya akan membawa ketentraman tersendiri.


Yang ke-lima adalah Orang Haram. Dia sangat berbahaya. Kehadirannya membuat yang lain sengsara dan menderita. Dia adalah pengacau keamanan yang hebat. Semua orang membenci dan mereka selalu mengharapkan bahwa orang seperti ini segera mati saja.


Kini…..bagaimana dengan kita? Seberapa besarkah manfaat kita untuk orang-orang di sekitar kita? Apakah kehadiran kita membawa pengaruh positif atau mungkin pengaruh negatif bagi mereka? Atau bagi dunia ini? Ungkapan Muhammad itu benar-benar telah memotivasi saya untuk segera memilih jalan yang terbaik untuk menjadi orang yang bermanfaat. Saya harus segera memulainya. Bagaimana dengan Anda? Karena hidup adalah sebuah pilihan dansaya yakin Anda adalah orang yang bijak untuk menentukan pilihan.