twitter


Ktika setan mengibaskn kipasnya
Meniup api kbencian
Yg menyala pd manusia
Ktika setan menghasut
dg pndainya bersilat lidah
Ktika setan ta' kunjung ptuz asa
Mmbisikkan ssuatu tu' mlangkah
ke jalan yg sesat
Aku brlindung pdMu y Allah
dr godaan setan yg trkutuk


Ya Allah..
Jk aquw jth cnt,cntakanlah aquw pd se2orang yg mlbuhkan cntanya pdMu
Agar tmbuh kekuatanq untuk mncintaiMu..

Jk aquw jtuh hati
izinkanlah aq menyentuh hati se2orang
yang hatinya trpaut pdMu
agar tdak trjtuh aq dlam jurang cnta nfsu

jka aq jtuh hati
jgalah hatiq pdMu agar
tdak berpaling dr pda hatiMu..

Jika aq rndu
rndukanlah aq pda se2orang
yg mrindui syahid d jlanMu..

Jk aq mnkmati cnta kkshMu
jgalah knikmatan itu mlbihi
knikmtan indahx
bermunajat d 1/3 mlam trakhrMu..

Jk aq jtuh hati pd kekasihMu
jngan biarkn aq tertatih
dan trjatuh dlam
perjalanan panjang menyeru manusia kpdMu...


Pengetahuan yan kita miliki
sia-sia karna tak diamalkan
Perbuatan yang kita lakukan
sia-sia karna tak disertai rasa ikhlas
Pejuangan yang kita lakukan
sia-sia karna tak ada tujuan yan jelas
Pengorbanan yang kita lakukan
sia-sia karna mengharapkan pujian
Marah yang kita lampiaskan
sia-sia karna dilandasi emosi, bukan rasio
Cinta yang kita berikan
sia-sia karna dilandsi syahwat semata
Kekuatan yang kita dapatkan
sia-sia karna hanya untuk kepentingan pribadi
Kegagalan yang kita alami
sia-sia karnadijadikan alasan keputus asaan
Musibah yang kita jumpai
sia-sia krna membuat kita semakin sombong
Anugerah yang kita dapatkan
sia-sia karna tidak disyukuri
Pelajaran dan peringatan yang kita dengar atau baca
sia-sia karna hanya melintas di pikiran


Untuk memahami makna 'satu tahun'
Tanyalah seorang siswa yanggagal dalam ujiankenaikan kelas
Untuk memahami makna 'satu bulan'
Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur
Untuk memahami makna 'satu miggu'
Tanyalah seorang pekerja denagn gaji harian
Untuk memahami makna 'satu jam'
Tanyalah seorang gadis ynag menungu kekasihnya
Untuk memahami makna 'satu menit'
Tanyalah seorang yang ketinggalan kereta
Untuk memahami makna 'satu detik'
Tanyalah seorang yang selamat dari kecelakaan
Untuk memahami makna 'satu mili detik'
Tanyala seorang pelari yang meraih medali perak Olimpiade
Dan akhirnya, sadarkah Anda bahwa waktu terus berlalu?!
Siapkah Anda mempetanggungjawabkan kepada Allah bagaimana Anda menggunakan setiap mili detik waktu Anda??!?


Dalam setiap aktifitas duniawi, apsti smua oang pengen disbut "Pemenang". Ada yang mau jadi si "Pecunang" alias The Looser?? Jawabannya pasti kompak, nggak ada!! smua orang pengen jadi pemenang. Jadi, pemenang dalam kehdupa pastinya beda ukurannya. Karna ukuran kbahagiaan dan kesuksesan orang memang berbeda.
Berikut in adalah tips jadi seorang "The Winner" :


  • Positive Thinking PLus Optimis
Mulailah hidup ini dengan senantiasa berfikir posiif terhadap apa yang Allah takdirkan untuk kita.Sediki aau banyak, harus kita sykuri. Kemudian, pastikkan untuk selalu optmis bahwa apapun masalah yan kita hadapi tentu ada akhir dan hikmahnya.

  • Nggak Takut Celaan Orang Yang Suka Mencela
Dalam kehidupan riil di dunia ini, memang banyak orang berhati buruk dan dengki.
Salah satu ciri orang yang dengki adalah sll mencela orang lain, karna ia tak pernah suka terhadap keberhasilan orang lain. So, mulailah Kamu beraksi tanpa takut celaan orang ang suka mencela.

  • Berfikir Dan Bercita-cita Besar
Mulailah menggunakan akal dan otak kritismu untuk senantiasa memikirkan fenomena alam dan hakikat tujuan hidup di dunia. Sehingga setiap langkahmu sll berdasarkan visi & misi serta tujuan yang besar. Memiliki cita-cita yang besar.

Maksud bercita-cita besar adalah berharap seluruh ruh, jiwa dan raga ini dapat digunakan untuk berbagai aktifitas yang bermanfaat untuk orang anyak. Asal kamu tau, semua tokoh2 di dunia ini adalah orang2 yang dalam hidupnya memang memiliki cita2 besar.

  • Berani Gagal dan Berani Mengakui Kesalahan
Gagal itu alamiah, kok. Orang yang sukses pasti pernah merasakan pahitnya kegagalan. Bener banget kalo kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Karna di balik kegagalan sll lahir hikmah yang banyak pada stiap orang.

Melakukan kesalahan juga hal biasa. Yang penting adalah "always be sporty!!". Dan sportif itu pastinya berani mengakui kesalahan.

  • Jadi Pemuda Tangguh
Kamu harus jadi pemuda tangguh karena kamu sekaran bukan anak mami lagi. Jangan pernah takut pada kekalahan dan kegagalan, sll optimis terhhadap kondisi apapun yang Allah takdirkan.

  • Selalu Mempersiapkan Diri Dengan Optimal
Tidak ada kegagalan kalau stiap langkah atau aktifitas dipersiapkan dengan optimal. Suatu aktifitas yang direncanakan & disiapkan dengan matang, hasilnya pasti lebih baik.

  • Jangan Meremehkan Orang Lain
Jangan sekali2 meremehkan orang lain, karna meremehkan orang berarti kamu sombong dan lalai. Bukan berarti oarang yang kamu anggap sebelah mata itu lebih baik, malia, dan lebig tinggi drajatnya di hadapan Allah, kan?? So, jangan pernah meremehkan orang!!!

  • Mampu Beradaptasi or Menyesuaikan Diri
Ini kudu bin wajib bagi kamu. karna ketidakmampuan kita beradaptasi akan mempengaruhi kesuksesan hidup di dunia.
Kemampuan beradaptasi ini merupaka adaptasi & penyesuaian diri terhadap seorang Qawwam yang akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Ok, selamat menjadi "The Winner" dalam hidupmu semua...
It's time to win!!!


oleh : Ari Suwandono

Dulu saya pernah mengabaikan bagaimana pentingnya sebuah kemasan. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Bahkan mungkin orang-orang yang kini tanda tangannya dikejar-kejar oleh ribuan orang. Kini saya menyadari bahwa itu adalah kesalahan yang sangat besar. Kehidupan saya telah membentuk sebuah citra tersendiri untuk lingkungan saya. Dan seperti yang dikatakan oleh Pak Tom Peters bahwa diri kita adalah sebuah kemasan. Dan sebuah kemasan menghasilkan suatu citra diri. Begitulah yang terjadi pada Tukul Arwana, Aa Gym, atau Pak Bustanul Arifin. Tentu Anda mengenal mereka.

Bagaimana ketika Anda berjalan-jalan dalam sebuah pusat perbelanjaan? Barang apakah yang paling menarik bagi Anda? Pernahkah Anda mengeluarkan uang untuk membeli barang-barang yang tidak ada dalam rencana Anda? Bagaimana keputusan itu biasa diambil. Jawabannya adalah karena sebuah kemasan. Pengemasan membuat sesuatu tampak menarik, menakjubkan dan memikat. Barang yang buruk sekalipun jika dipasarkan melalui perusahaan yang memahami betul tentang sebuah pengemasan yang baik, maka hasilnya pasti akan berbeda. Begitu juga sebaliknya. Mc Donal sangat memahami masalah ini. Berapakah diantara kita yang tidak pernah membeli ayam di sana. Sebuah pengemasan bisa menghasilkan Miliaran Dolar.

Pengemasan menggerakkan orang-orang dan menjadi dasar di mana mereka menilai sesuatu. Pengemasan bahkan sangat menipu. Membuat banyak manusia telah mengambil keputusan-keputusan yang sebenarnya tidak perlu.


Pengemasan adalah godaan…..Ia adalah piranti untuk menyederhanakan dan mempercepat keputusan-keputusan. ( Thomas Hine, The total package )


Kembali lagi bahwa diri kita adalah sebuah kemasan. Orang memandang diri kita karena kemasan. Orang mendengarkan perkataan kita karena sebuah kemasan, dan orang mengikuti kita juga kerena pengemasan kita. Pengemasan bisa berarti, “Siapa Anda”. Banyak orang terkesan memaksakan diri seperti mengikuti sebuah arus di mana Dia harus bersikap. Di kantor, di sekolah, di rumah, di tempat kerja atau di perkumpulan-perkumpulan. Bukankah setiap keputusan adalah hak kita. Juga termasuk memilih sebuah pengemasan untuk diri kita. Maka mulai sekarang silakan tunjukkan kepada dunia siapa diri Anda yang sebenarnya. Pengemasan bisa meliputi kualitas pribadi, sikap, gaya, penampilan, keterampilan dan kecakapan-kecakapan Anda yang lain. Sudahkah Anda memikirkannya?


Milai sekarang temuilah orang-orang yang mempunyai pengemasan bagus ( versi Anda ). Tentukan contoh pengemasan pribadi yang Anda kagumi untuk Anda terapkan dalam pengemasan diri Anda. Mulailah memikirkan bacaan-bacaan, gambar-gambar, film dan bahkan lagu-lagu. Karena Anda akan seperti gambar, bacaan, film dan lagu-lagu yang Anda sukai. Saya sudah membuktikan betapa hebatnya sebuah lagu membentuk citra ( kemasan ) diri saya. Berdiskusilah dengan teman-teman Anda bagaimana sebuah pengemasan bisa membuat diri Anda sangat berharga. Bila Anda ingin berdiskusi dengan saya, silakan temui saya di +628113311811 atau kunjungi remajaprestatif.blogspot.com


Jika Anda menginginkan sebuah kemasan yang baik, jangan takut pula untuk memilih yang terbaik. Sekali lagi…..Andalah yang berhak menentukan…..bukan orang lain. Bagaimana pendapat Anda?


Selamat mengemas diri Anda…..Mari memilih yang terbaik untuk kehidupan kita yang lebih baik.


Oleh : Andrie Wongso

Dikisahkan, ada seorang ibu yang sangat menyayangi putra tunggalnya. Karena rasa kuatir yang sangat, ditambah maraknya berita penculikan di media massa, si ibu pun memberi nasehat kepada putranya, "Nak, kalau matahari sudah tidak bersinar lagi, jangan keluar rumah ya. Karena saat gelap seperti itulah roh jahat mulai bermunculan. Ada yang disebut kuntilanak, genderuwo, dan lain-lain. Pokoknya mahluk jelek, hitam dan jahat. Maka belajar baik-baik di dalam rumah saja ya, terutama malam hari, oke?" Sang anak, yang sedikit penakut, dengan senang hati mematuhi nasehat ibunya.

Setelah beranjak remaja, si anak tumbuh menjadi pemuda cilik yang penakut dan pengecut. Seringkali, ketakutannya yang berlebihan itu terbawa-bawa dalam mimpi. Tidak jarang, ketika tidur ia tiba-tiba terbangun dengan berteriak histeris serta bersimbah peluh ketakutan. Kedua orang tuanya pun menjadi khawatir melihat perkembangan jiwa si anak. Berbagai nasehat bernada menghibur yang disampaikan si orang tua kepada anaknya tidak bermanfaat sama sekali. Bahkan, kadang si anak justru merasa orangtuanya berusaha mencelakai dia.

Suatu hari, sang kakek mendengar kondisi cucunya tersebut. Maka, ia pun segera menyempatkan diri berkunjung ke rumah anaknya. Setelah memikirkan dengan seksama, suatu sore, si kakek mengajak cucunya berjalan-jalan ke pasar malam bersama-sama dengan beberapa orang tetangga dan teman si cucu. Sesampainya di pasar malam itu, mereka pun bersenang-senang. Sang cucu dan teman-temannya bermain dan melihat berbagai pertunjukkan hingga malam hari. Setelah puas dan lelah bermain, mereka pun berjalan kaki pulang ke rumah.

Tiba di rumah, si kakek meneruskan berbincang santai dengan cucunya. "Cucuku, terang dan gelap adalah sifat alam. Tidak ada hubungannya dengan roh gentayangan dan kejahatan. Sudah kita buktikan sendiri kan? Bukankah sepanjang jalan dalam kegelapan tadi tidak ada satupun roh jahat yang mengganggu? Ketahuilah, roh jahat hanya ada di pikiran kamu sendiri. Usir dia dari pikiranmu, maka tidak akan ada yang namanya roh jahat di muka bumi ini. Kakek yang sudah setua ini telah membuktikan sendiri. Ketakutan hanya ada di pikiran kita. Gunakan pikiranmu untuk hal-hal yang baik, maka engkau akan membuat segalanya menjadi baik, indah, dan membahagiakan."

Demikianlah, berkat kata-kata bijak dari si kakek, lewat proses waktu, akhirnya si cucu mampu merubah mindset dan memiliki kesehatan mentalitas yang positif. Ia pun tumbuh jadi pemuda yang pemberani.

Pembaca yang budiman,

Mendidik anak dengan nada ancaman atau dengan menakutinya, walaupun untuk tujuan yang baik, bisa berdampak buruk dan merusak kesehatan mental, bila tidak disertai dengan pengertian benar!

Hukum pikiran bersifat universal dan berlaku untuk siapa saja, baik anak-anak atau orang dewasa, yakni you are what you think, Anda adalah apa yang Anda pikirkan! Maka, apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. You are what you believe, Anda adalah apa yang Anda percayai!

Karena itu, kalau yang kita tanamkan ke dalam pikiran kita setiap hari adalah hal-hal yang negatif, dampaknya akan destruktif atau merusak. Sebaliknya, kalau baik dan positif sifatnya, tentu dampak dalam kehidupan kita akan menjadi positif dan konstruktif.


Sembarangan
Oleh : Amri Knowledge Entrepreneur

Salah satu oleh-oleh yang saya dapatkan ketika bersepeda di Pulau Bali bergabung dengan komunitas H-4 mulai tanggal 28 Februari sampai 2 Maret 2008, adalah tulisan yang sangat mencerahkan di daerah Kintamani, sebelum kami melakukan aktifitas bersepeda all mountain tanggal 1 Maret 2008 start dari Kintamani, persawahan yang terkenal pembagian airnya sangat adil secara turun temurun, taman rekreasi gajah dan berakhir di daerah Ubud.

Tulisan pencerahan itu berbunyi:”Kalau bukan orang sembarangan, bila kencing janganlah sembarangan”. Tulisan sederhana penuh pencerahan ini, bisa dikembangkan menjadi banyak kalimat pencerahan lainnya, misalnya:

Kalau bukan pesepeda downhill sembarangan, bila sedang melaksanakan downhill jangan sembarangan. Masak sepeda sudah bagus-bagus, ketika meliwati gundukan tanah yang harusnya dilompati, eh .. malah turun atau meliwati sampingnya. Itu bukan downhill namanya he..he.. tapi tuntunhill he..he…

Kalau bukan mahasiswa sembarangan, bila kuliah jangan sembarangan. Harus punya rasa malu, orang tua dikampung harus menjual kambing, sapi dan sebagian sawahnya, masak sebagai anak di kota hanya gaya, tapi nggak lulus-lulus, apalagi Indek Prestasinya asal-asalan, malu dong.

Kalau bukan suami sembarangan, bila punya istri jangan diperlakukan sembarangan. Harus punya tanggungjawab terhadap istri dan anak-anak. Melindungi istri dan anak-anak. Menjadi contoh terhadap istri juga anak-anak. Jangan menikah, malah membebani istri dan mertua, harus ditanamkan rasa malu disektor itu. Apalagi istrinya sudah sangat baik dengan segala kekurangannya, sebagai suami malah selingkuh dengan sekertaris dan bawahannya.

Kalau bukan istri sembarangan, bila punya suami jangan diperlakukan sembarangan. Harus punya sopan terhadap suami. Menjaga harta suami. Menjaga martabat suami. Jangan mentang-mentang punya penghasilan sendiri, menjadi susah menerima masukkan dari suami. Apalagi suaminya sudah sangat baik dengan segala kekurangannya, sebagai istri malah selingkuh dengan teman kerjanya.

Kalau bukan direktur sembarangan, bila punya karyawan jangan diperlakukan sembarangan. Sehebat apapun kita sebagai direktur, kalau tidak punya karyawan, perusahaan tidak akan jalan. Jangan sering marah-marah kepada bawahan, apalagi sampai mengatakan ”Dasar karyawan bodoh”. Sebagai direktur harus sadar, yang namanya karyawan pasti bodoh, kalau lebih pandai dari direktur, berarti direkturnya yang harus jadi karyawan.

Kalau bukan karyawan sembarangan, bila bergabung pada perusahaan, jangan memperlakukan perusahaan, atasan dan pemilik perusahaan dengan cara sembarangan. Sebagai karyawan harus punya malu kalau selama ini, menerima gaji halal namun halal kadar rendah. Halal kadar rendah adalah gaji yang diterima lebih besar dibanding produktivitasnya. Kalau memang tidak cocok di perusahaan itu, ada dua solusi. Pertama segeralah keluar dan kedua nikmati saja ketidakcocokan itu.

Kalau bukan orang sukses sembarangan, bila sukses janganlah sembarangan. Buatlah buku, seminar, buka konsultasi kiat-kiat sukses, banyak sedekah. Dengan banyak melakukan itu, nanti akan semakin banyak orang-orang sukses, yang terinspirasi oleh kesuksesan orang yang tidak sembarangan itu.

Kalau bukan orang gagal sembarangan, bila gagal janganlah sembarangan. Buatlah buku, misalnya terinspirasi dari buku ”Dare to fell” karangan Be Lim, yang inti dasarnya adalah menceriterakan kegagalan hidupnya dan kemudian bangkit dari kegagalan. Dengan demikian, nantinya semakin banyak orang yang gagal dan gagal terus, sehingga tumbuh kesuksesan-kesuksesan yang terus menerus juga.

Sahabat.....

Jangan sembarangan... jangan sembarangan... dan jangan sembarangan, agar kita tidak menjadi orang sembarangan.

Sudah ah... berhenti disini dulu tulisannya, takut nanti menjadi tulisan sembarangan. Silahkan pembaca melanjutkan sendiri, semoga kita tidak menjadi orang sembarangan.

Berani menghadapi hidup tidak sembarangan, agar hasilnya juga tidak sembarangan !!! Bagaimana pendapat sahabat ???.
^_^